Thursday, March 3, 2016

4Life Transfer Factor BUKAN Obat Untuk Kanker!


Sejak zaman dulu sudah dikenal berbagai jenis pengobatan dan terus berkembang sampai sekarang. Salah satu pengobatan paling dicari adalah pengobatan kanker, dari dunia medis kita mengenal tindakan seperti operasi, kemoterapi, radiasi, atau perawatan paliatif dengan meningkatkan kualitas hidup. Berdasarkan riset, terdapat lebih dari 200 jenis kanker sehingga tidak mungkin terdapat satu jenis pengobatan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan semua jenis kanker tersebut.


Sebagian penderita tumor/kanker menghindari tindakan medis seperti operasi dan memilih alternatif lain seperti pengobatan herbal, holistik, atau konsumsi suplemen tertentu. Namun sebaiknya kita berhati-hati dalam memilih berbagai pilihan yang ada, resikonya adalah berkurangnya waktu, tenaga, uang, dan kesehatan.

Tulisan ini akan membahas salah satu produk MLM yaitu 4 Life Transfer Factor. Klaimnya antara lain:
Apakah Transfer Factor?

Istilah transfer factor dicetuskan oleh seorang immunologist Amerika bernama Henry Sherwood Lawrence pada tahun 1955 saat ia menemukan kekebalan parsial dapat ditransfer dengan faktor kurang dari 8000 dalton. Penggunaan transfer factor sebagai pengobatan berakhir pada awal 1980-an, konsep bahwa molekul-molekul kecil memiliki efek biologis tidak pernah terbukti. Bahkan pada tahun 1973 ditemukan pengobatan transfer factor memiliki potensi menularkan penyakit Hepatitis A. Beberapa studi penggunaan transfer factor telah dilakukan setelah penemuan HIV/AIDS, namun hampir semua dilakukan di luar Amerika.

Apa Hubungannya Dengan Produk Suplemen Transfer Factor?

Dengan berbagai promosi, saat ini transfer factor lebih dikenal di masyarakat sebagai suplemen kesehatan untuk pengobatan sejumlah besar penyakit dan masalah kesehatan. Transfer factor dalam bentuk suplemen ini berasal dari susu kolostrum dan sebenarnya merupakan entitas yang berbeda dengan transfer factor pada penelitian Henry Sherwood Lawrence. Suplemen ini BELUM TERBUKTI efektif pada berbagai kondisi penyakit. Badan resmi FDA (Food and Drug Administration) Amerika mengkategorikan transfer factor sebagai suplemen makanan dan mengeluarkan PERINGATAN pada website yang menjual transfer factor bahwa mereka BELUM TERBUKTI EFEKTIF ATAU AMAN UNTUK PENGOBATAN DALAM KONDISI APAPUN, juga tidak ada lisensi biologis atau obat baru yang diproduksi untuk substansi tersebut.

Perusahaan MLM 4Life Research

4Life Research (www.4life.com) adalah perusahaan MLM (Multi Level Marketing) asal Amerika yang berdiri pada tahun 1998 dengan memperkenalkan produk untuk mendukung sistem kekebalan tubuh: 4Life Transfer Factor. Produk ini telah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Pada bulan November 2004, perusahaan ini MENDAPATKAN WARNING dari FDA: http://www.casewatch.org/fdawarning/prod/2004/4life.shtml

Produk Transfer Factor di Indonesia

Sebagaimana perusahaan-perusahaan MLM, para distributor produk Transfer Factor giat mencari customer ataupun downline. Bukan masalah jika transfer factor ditawarkan sebagai suplemen kesehatan, masalahnya adalah jika transfer factor DIKLAIM UNTUK PENGOBATAN KANKER DAN PENYAKIT LAINNYA, sejauh yang saya temukan, tidak ada riset atau publikasi jurnal peer-review yang menunjang hal ini, kesaksian kesembuhan berasal dari klaim sepihak dan tidak independen.
Transfer Factor pernah ditampilkan di majalah Trubus edisi 452 Juli 2007 XXXVIII, salah satu bagian artikel tersebut menyebutkan hasil riset Dr. Darryl See (seorang peneliti dari California) terhadap 20 pasien menunjukkan 16 pasien kanker stadium 3 dan 4 yang menjalani terapi Transfer Factor mengalami pemulihan dan dalam kondisi stabil.
Hasil riset tersebut tentu saja digunakan oleh distributor Transfer Factor untuk meyakinkan customernya, namun hasil riset Dr. Darryl See tidak terbukti kebenarannya. Pada bulan November 2006, Medical Board of California menuding Dr. Darryl See, tuduhannya antara lain melakukan diagnosis yang tidak benar dan gagal memberikan informasi yang tepat pada penelitian yang dilakukannya. Pada bulan Oktober 2007, Dr. Darryl See mengakui tuduhan tersebut dan menyerahkan izin medisnya.

Kesimpulan

Dengan data yang tersedia dan lepas dari klaim sepihak, Transfer Factor adalah suplemen dan tidak terbukti sebagai obat untuk pencegahan/perawatan kanker. Dalam salah satu pernyataannya untuk menanggapi sebuah hoax yang sempat beredar luas, Johns Hopkins Medicine (www.hopkinsmedicine.org) menyarankan untuk tidak menggunakan suplemen untuk melawan kanker (sumber bahasa Inggris: http://www.hopkinsmedicine.org/kimmel_cancer_center/news_events/featured/cancer_update_email_it_is_a_hoax.html, atau bahasa Indonesia: http://canceria-tumoria.blogspot.co.id/2016/03/hoax-informasi-kanker-dari-johns-hopkins.html)  Tidak berarti Transfer Factor adalah obat yang tidak bermanfaat, suplemen dapat membantu orang yang kekurangan vitamin, tetapi mengkonsumsi suplemen dengan dosis yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan menghasilkan keuntungan apa pun.

Tetapi yang jelas, Transfer Factor bukan obat untuk kanker.

Bagi penjual yang ngotot menyarankan Transfer Factor untuk pengobatan kanker, mungkin berpikir tidak ada ruginya di coba, apalagi setelah didoktrin dengan pelatihan khas MLM yang sekilas sangat meyakinkan sehingga mereka mungkin mempercayai produknya benar-benar mampu menyembuhkan kanker, lebih mempercayai klaim dan testimoni dari kalangan sendiri ketimbang mencari dan menyelidiki sumber yang valid dan independen.
Tetapi mereka tidak memahami bahwa penderita tumor/kanker berpacu melawan waktu, dalam hitungan bulan tumor dan kanker dapat menjadi lebih parah dan mengancam hidup, dan secara psikologis penderita tumor/kanker juga rentan terpengaruh dan terombang-ambing dengan berbagai pilihan pengobatan, sangat tidak pantas mengambil keuntungan dari hal tersebut.

Referensi:
sharing seputar kesehatan, termasuk kanker/tumor di https://www.facebook.com/groups/canceria.tumoria/

37 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin yg anda sampaikan adalah dari literatur2 yg jg bukan penelitian anda sendiri. Saya hanya menyampaikan berita sebagai testimoni sendiri dan mgkin bisa anda teliti juga. Saya sembuh dari GBS (Guillain Barre Syndrom kelumpuhan total krn sistem imun yg menyerang lapisan meylin syaraf perifer. Ada jg tmn yg sembuh dari CA payudara stadium 3B dan CA otak stadium 4. Ingin membuktikan silahkan dtg ke almt saya. Perum Griya Rajekwesi Indah Blok C-13 ngumpakdalem Bojonegoro jatim WA 081230054429 / BB 5F7C9D59. Semoga info saya ini bermanfaat utk sesama tdk sekedar politik bisnis

      Delete
    2. Intinya gue sembuh dengan TF...ente mo bilang apa jg jelekin itu terserah tpi jujur w sembuh total dri penyakita TBC paru2 dalam seminggu, pas di cek darah am ronsen hilang TOTAL.....klo loe ngg percaya kita ketemuan aja yuk, mw ngg joko????????

      Delete
    3. Hi mas binyo, mau tanya anda minum TF yg mana ya? Apa yg TF plus? Dan aturan minum nya gimana? Apa boleh di minum bersamaan obat dokter?Suami saya jg kena TBC paru.. Mohon info nya.. Terima kasih

      Delete
  2. literatur bukan masalah penelitian siapa, tapi bisa dipertanggung-jawabkan tidak, nah yg anda sebutkan itu namanya self-claim, dan dengan komen di atas anda sedang klaim bahwa TF adalah obat. Ya ga masalah, zaman gini user dengan embel2 nama transferfactor sedang jualan TF ya lazim lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pak joko anda sudah pernah konsumsi Transfer Factor belom?

      Delete
  3. Pak joko, kalau suplemen usana lalu thyponium plus bgm dgn kanker? Trima ksh.. siapa tau pak joko jg bs memaparkan fakta2 lain.. berhub ibu saya divonis cancer juni lalu..

    ReplyDelete
  4. Pak joko, kalau suplemen usana lalu thyponium plus bgm dgn kanker? Trima ksh.. siapa tau pak joko jg bs memaparkan fakta2 lain.. berhub ibu saya divonis cancer juni lalu..

    ReplyDelete
  5. thyponium plus atau sebagian orang menyebutnya keladi tikus, umumnya ngga terbukti juga bisa menyembuhkan kanker kecuali klaim pihak yang berkepentingan bu. Saran saya skip saja opsi2 itu untuk menghemat waktu dan tenaga, mending rajin browsing referensi ilmiah yang membahas khusus jenis kanker yang diderita, apa saja alternatif pengobatannya menurut medis. Datang juga ke beberapa dokter dan bandingkan saran2nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya gue sembuh dengan TF...ente mo bilang apa jg jelekin itu terserah tpi jujur w sembuh total dri penyakita TBC paru2 dalam seminggu, pas di cek darah am ronsen hilang TOTAL.....klo loe ngg percaya kita ketemuan aja yuk, mw ngg joko????????

      Delete
  6. Klu cellmax itu hnya hoax atau beneran untuk kanker

    ReplyDelete
  7. Klu cellmax itu hnya hoax atau beneran untuk kanker

    ReplyDelete
  8. Aku yg sudah pernah konsumsi TF dan mertuaku Juga...
    Mertuaku diabetes dab alhmdulillah stabil stelah mengkonsumsi TF

    Dan keluarga saya jug riwayat cancer juga.

    ReplyDelete
  9. Saya malah ini kena tumor indung telur. Dan dokter kandungan saya meresepkan 4Life Transfer plus.

    ReplyDelete
  10. Saya malah ini kena tumor indung telur. Dan dokter kandungan saya meresepkan 4Life Transfer plus.

    ReplyDelete
  11. Memang transfer factor bukan obat kanker tetapi bekerja pada sistem imun tubuh kita..
    Dan banyak orang orang bahkan dokter yang tidak percaya dengan transfer factor tetapi banyak juga kenyataannya para dokter yang memberikan resep transfer factor pada pasiennya..bila ada yang bermanfaat untuk orang banyak kenapa harus diumpetin.banyak kok dokter yg menyarankan cari alternatif lain bila penyakit terutama cancer yang memang sudah parah tidak bisa diobati lagi dengan cara medis..dan mereka ikhtiar dengan transfer factor dan tetap dibarengi dengan obat dokter..memang tidak disarankan untuk berpenyakit parah hanya minum transfer factor saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Betullll.... Udah lah yang mau sehat ya minum TF aja. Pak Joko ga mau minum TF juga gapapa. Wkwkwkwk

      Delete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Saya lihat kandungannya TF plus. Trs saya google satu persatu manfaatnya. Google bilang mmg untuk kanker sih. Spt jamur maitakke dan shittakke, daun zaitun dll. Masa semua artikel di google yg ttg masing2 bahan pembuat TF plus bohong?

    ReplyDelete
  14. Saya lihat kandungannya TF plus. Trs saya google satu persatu manfaatnya. Google bilang mmg untuk kanker sih. Spt jamur maitakke dan shittakke, daun zaitun dll. Masa semua artikel di google yg ttg masing2 bahan pembuat TF plus bohong?

    ReplyDelete
  15. tanpa tindakan medis, TF atau suplemen apa pun tidak akan menyembuhkan kanker, saya tidak mempermasalahkan kandungan di dalamn produk TF, tapi mempermasalahkan klaim berlebihan para penjual TF seperti yang sudah saya tulis di atas. Ingat bahwa link FDA Warning dan lainnya bukan hoax.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya gue sembuh dengan TF...ente mo bilang apa jg jelekin itu terserah tpi jujur w sembuh total dri penyakita TBC paru2 dalam seminggu, pas di cek darah am ronsen hilang TOTAL.....klo loe ngg percaya kita ketemuan aja yuk, mw ngg joko????????

      Delete
    2. Ini binyo smith ngebet bgt ketemuan
      Kyk agen MLM aja....
      Semua obat atau suplemen itu bagus. Tpi terlalu berlebihan malah tdk baik utk tubuh.
      Saya sangat setuju dgn pak joko. Karena saya sdh riset juga.
      Bohong klo ada org indonesia yg blg sembuh kanker karena tf.
      Silahkan cek data yayasan cancer indonesia.

      Delete
  16. Emang Bukan Obat. Cuma penggunanya aja yang sangka itu obat. Namanya juga orang sakit suka rewel. Pada saat dia sembuh dengan TF dia juga tetap bilang ini obat. Mungkin karena bentuknya kapsul seperti obat.

    Kenyataanya aja lahhh banyak dokter dokter arahkan pasiennya minum 4Life Transfer Factor. TF memang yang paling bagus untuk sistem imun. Yang ga setuju jangan minum ASI waktu baru lahir dan jangan kasih ASI kalau punya anak. Hahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya saya tidak pernah menyebutkan TF obat. Wow ada dokter yang arahkan pasien minum TF? siapa tuh? boleh minta kontaknya? mungkin tertera di daftar member TF.

      Delete
  17. Banyak orang orang sakit kenal TF dari dokter sih....jadi wajar di anggap obat. Lagian dari kantornya di USA dan seluruh dunia termasuk Indonesia ga pernah ada yang bilang obat kanker. Kalau di juluki obat kanker oleh orang2 yang tertolong ya bukan kesalahan. Lagian yang ga tertolong juga ga ada hal negatif dari TF nya. Semua orang juga pasti mati. Santai aja..... Ini artikelnya penyakit orang sirik. Hahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. santai aja... bantah yg tertulis aja, ga usah melebar ke mana2 hehehe

      Delete
    2. Waduh...bahasa anda....ckckckck

      Delete
  18. Intinya gue sembuh dengan TF...ente mo bilang apa jg jelekin itu terserah tpi jujur w sembuh total dri penyakita TBC paru2 dalam seminggu, pas di cek darah am ronsen hilang TOTAL.....klo loe ngg percaya kita ketemuan aja yuk, mw ngg joko????????

    ReplyDelete
    Replies
    1. memangnya dengan klaim ini atau ketemuan bisa membuktikan TF menyembuhkan TBC dalam seminggu? apa saja data dan faktanya?
      apa bisa dipaparkan dengan jelas? ada-ada aja....

      Delete
    2. Mungkin dia mau nawarin produk pak..
      Makanya ngebet mau ketemuan

      Delete
  19. LANTAK SITULAH KALAU SUDAH WAKTUNYA NI YE SEMUANYA YANG BERNYAWA PASTI MASOK LUBANG KUBO ,,, NGARTI KAGAK NIEH ,,, ALAMAAAAAAAAK ,,,

    ReplyDelete
  20. Melihat isi tulisan Anda, saya menjadi paham bahwa Anda, pertama-tama, tidak bisa bahasa Inggris. Link atau tautan yang Anda cantumkan di atas mengenai tulisan dari Johns Hopkins tentang Transfer Factor, sama sekali tidak tercantum kalimat, atau pun 1 kata tentang Transfer Factor, dan tidak ada klaim dari pihak Johns Hopkins Medicine yang menyatakan bahwa Transfer Factor tidak dapat menyembuhkan kanker.

    Kedua, Anda buat tulisan dalam bahasa Indonesia, yang isinya berbeda dengan dari situs aslinya. Semoga tercerahkan, dan saya harap Anda bisa mengambil kursus Bahasa Inggris secepatnya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  21. Yg minat Transfer Factor CALL ME 085211297171. Jangan menunggu sakit

    ReplyDelete
  22. Saya pernah ikut seminarnya rata2 tp ga percaya soalnya rata2 penderitanya minum obat dokter juga ga minum tf aja

    ReplyDelete